Kontak : 0853 5789 7777
Dukungan Khusus bagi Pelanggan Spare Part Nawa Timbangan
Program pendampingan ini diberikan kepada pelanggan yang mempercayakan kebutuhan spare part timbangan truk kepada Nawa Timbangan.
Mulai dari load cell, mounting, indikator, junction box, kabel, komputer, hingga komponen pendukung lainnya, seluruhnya dipilih agar saling kompatibel dan siap dipasang pada saat tahap akhir proyek.
Karena menggunakan komponen yang telah disiapkan oleh Nawa Timbangan, proses bimbingan teknis menjadi lebih efektif, risiko kesalahan pemasangan dapat diminimalkan, dan proses commissioning berlangsung lebih cepat.
Membangun timbangan truk (weighbridge) bukan hanya soal membuat pondasi, memasang platform, lalu meletakkan load cell. Dibutuhkan ketelitian, pengalaman, dan prosedur pemasangan yang benar agar timbangan memiliki hasil penimbangan yang akurat, stabil, dan tahan digunakan selama bertahun-tahun.
Banyak calon pelanggan di luar Provinsi Lampung, seperti Kalimantan, Sumatera, Sulawesi, hingga Papua, mengira bahwa pembangunan timbangan truk harus selalu mendatangkan seluruh tim pemasangan dari Lampung. Padahal, hal tersebut tidak selalu diperlukan.
Nawa Timbangan menerapkan sistem pendampingan profesional sehingga pelanggan dapat menghemat biaya transportasi dan akomodasi tanpa mengurangi kualitas hasil pekerjaan.
Baca juga : Salah satu contoh pelanggan yang sudah sukses membangun timbangan truk sendiri
Tahap Pertama: Pondasi, Apron, dan Plat Dudukan Load Cell
Tahap awal pembangunan adalah menyelesaikan pondasi dan apron sesuai gambar kerja.
Pada saat proses pengecoran pondasi, plat baja yang nantinya menjadi dudukan tapak load cell sudah harus ikut dipasang. Plat tersebut telah dilengkapi angkur baut serta cakar ayam sehingga menyatu kuat dengan struktur beton.
Ketelitian pada tahap ini sangat menentukan kemudahan proses pemasangan load cell pada tahap berikutnya.
Baca juga : Cara membuat pondasi timbangan truk kapasitas 20 ton
Tahap Kedua: Meletakkan Platform di Atas Pondasi
Setelah pondasi mencapai kekuatan yang cukup, platform timbangan ditempatkan di atas pondasi.
Pada proses ini biasanya digunakan beberapa balok kayu sebagai bantalan sementara agar posisi platform mudah disetel sebelum dilakukan pemasangan load cell.
Tahap ini terlihat sederhana, namun menjadi persiapan menuju proses yang paling menentukan keberhasilan sebuah timbangan truk.
Tahap Ketiga: Pemasangan Dummy Load Cell sebagai Mal Pengelasan
Inilah tahap yang paling penting sekaligus paling sering diabaikan oleh pemasang yang belum berpengalaman.
Load cell tidak boleh langsung dipasang saat proses pengelasan.
Sebagai gantinya digunakan empat buah load cell bekas (dummy load cell) yang berfungsi sebagai mal pemasangan.
Dummy load cell digunakan untuk memastikan:
- posisi load cell benar-benar tegak lurus;
- posisi center sesuai desain;
- pemasangan simetris pada keempat titik;
- tapak load cell dapat dilas dengan presisi;
- mounting pada sasis platform dapat dilas tepat terhadap posisi load cell.
Selama proses tersebut akan dilakukan pengelasan pada tapak load cell yang telah dilengkapi baut pengikat serta pengelasan mounting di bawah rangka platform.
Apabila menggunakan load cell baru pada tahap pengelasan, arus listrik dari mesin las sangat berisiko merusak strain gauge dan rangkaian internal load cell. Kerusakan seperti ini sering kali tidak terlihat secara fisik, tetapi dapat menyebabkan hasil penimbangan menjadi tidak stabil bahkan membuat load cell rusak permanen.
Karena itulah pemasangan profesional selalu menggunakan dummy load cell, sedangkan load cell baru dipasang setelah seluruh pekerjaan pengelasan selesai.
Nawa Timbangan Meminjamkan Dummy Load Cell kepada Pelanggan
Banyak pelanggan Nawa Timbangan berada sangat jauh dari Lampung, misalnya di Kalimantan.
Untuk membantu keberhasilan proyek mereka, Nawa Timbangan memberikan dukungan berupa peminjaman empat buah dummy load cell.
Dengan adanya dummy tersebut, tukang lokal dapat melakukan seluruh pekerjaan fabrikasi dan pengelasan tanpa mempertaruhkan keselamatan load cell baru.
Ini merupakan salah satu bentuk komitmen Nawa Timbangan dalam membantu pelanggan menyelesaikan proyek dengan benar.
Tukang Lokal Dapat Bekerja di Bawah Bimbingan Profesional
Tidak semua pekerjaan harus dikerjakan langsung oleh tim dari Lampung.
Pekerjaan seperti:
- pembangunan pondasi;
- pembuatan apron;
- fabrikasi platform;
- pemasangan platform;
- pemasangan tapak load cell;
- pemasangan mounting;
dapat dikerjakan oleh tukang las dan tukang bangunan setempat.
Selama proses tersebut, Nawa Timbangan memberikan pendampingan secara profesional melalui:
- artikel teknis yang lengkap;
- video tutorial langkah demi langkah;
- konsultasi melalui telepon;
- video call saat proses pemasangan berlangsung;
- pengarahan teknis apabila menemui kendala di lapangan.
Dengan sistem pendampingan ini, pelanggan tetap memperoleh standar pemasangan yang benar meskipun lokasi proyek berada ribuan kilometer dari Lampung.
Baca juga : Cara merakit timbangan truk kapasitas 20 ton yang kuat dan presisi
Hemat Biaya Transportasi dan Akomodasi
Mendatangkan satu tim teknisi dari Lampung ke luar pulau tentu membutuhkan biaya yang tidak sedikit.
Biaya transportasi, penginapan, konsumsi, hingga waktu perjalanan dapat menjadi komponen pengeluaran yang cukup besar dalam sebuah proyek timbangan truk.
Melalui sistem pendampingan Nawa Timbangan, sebagian besar pekerjaan konstruksi dapat diselesaikan oleh tenaga kerja lokal.
Hasilnya, pelanggan dapat menghemat biaya proyek secara signifikan tanpa mengurangi kualitas pemasangan.
Dana yang sebelumnya digunakan untuk transportasi dapat dialihkan untuk meningkatkan kualitas pondasi, platform, maupun spesifikasi komponen timbangan.
Tahap Akhir Tetap Dilakukan oleh Tim Nawa Timbangan
Setelah seluruh pekerjaan konstruksi selesai, barulah tim Nawa Timbangan datang ke lokasi proyek.
Tahap akhir ini merupakan pekerjaan yang membutuhkan ketelitian tinggi dan sebaiknya dilakukan langsung oleh teknisi yang berpengalaman.
Pekerjaan tersebut meliputi:
- pemasangan load cell baru;
- pemasangan indikator timbangan;
- instalasi komputer;
- pemasangan aplikasi timbangan;
- konfigurasi sistem;
- pengujian seluruh rangkaian;
- kalibrasi timbangan hingga menghasilkan pembacaan yang akurat dan stabil.
Dengan cara ini, pelanggan memperoleh dua keuntungan sekaligus, yaitu penghematan biaya pembangunan dan jaminan bahwa tahap paling kritis ditangani langsung oleh teknisi Nawa Timbangan.
Bangun Timbangan Truk dengan Lebih Efisien
Jarak bukan lagi menjadi hambatan untuk membangun timbangan truk berkualitas.
Dengan sistem pendampingan profesional dari Nawa Timbangan, pelanggan di seluruh Indonesia dapat membangun pondasi, apron, dan platform menggunakan tenaga kerja lokal, memperoleh bimbingan teknis selama proses pembangunan, memanfaatkan dummy load cell agar pemasangan tetap presisi, serta menyerahkan tahap akhir kepada tim Nawa Timbangan untuk pemasangan load cell baru, instalasi sistem, dan kalibrasi.
Cara kerja seperti ini membuat biaya proyek menjadi lebih efisien tanpa mengorbankan kualitas, sehingga pelanggan tetap memperoleh timbangan truk yang akurat, presisi, dan siap digunakan untuk operasional jangka panjang.